Tampilkan postingan dengan label Dasar-dasar forex. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dasar-dasar forex. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Agustus 2013

Daftar Istilah

Daftar Istilah

Ketika anda mulai masuk ke dunia Forex, jargon dan istilah yang sering digunakan oleh pelaku Forex yang sudah mahir bisa membuat anda sangat kebingungan. Inilah daftar kata-kata yang sering digunakan yang pasti akan anda temui di pasar valuta asing.

A

Ask Price (Harga Permintaan) – Harga dimana pasar bersedia untuk menjual pasangan mata uang tertentu. Juga dikenal sebagai ‘offer‘, ‘ask’ (permintaan), dan ‘ask rate’.
At Best – Instruksi yang diberikan kepada dealer untuk Beli atau Jual pada kurs terbaik yang ia bisa dapatkan.
At or Better – Pesanan untuk melakukan aktivitas perdagangan pada kurs tertentu atau kurs yang lebih baik.
Aussie – Julukan yang biasa dipakai pelaku Forex untuk pasangan AUS/USD

B

Balance of Trade (Neraca Perdagangan) – Nilai dari ekspor suatu negara dikurangi nilai impor negara tersebut.
Base Currency (Mata uang dasar) – Mata uang pertama pada suatu pasangan mata uang. Contohnya pada EUR/USD, Euro adalah mata uang dasar atau Base Currency.
Bid Price (Harga Penawaran) – Harga dimana pasar bersedia untuk membeli mata uang tertentu. Harga ini ditunjukkan pada sebelah kiri dari perbandingan, sebagai contoh, pada perbandingan USD/CHF 1.4527/32, harga penawaran atau bid price nya adalah 1.4527, yang berarti anda bisa menjual satu Dollar AS untuk 1.4527 Francs Swiss.
Broker – Seseorang atau suatu firma yang bertindak sebagai perantara, yang menjalankan pesanan untuk membeli atau menjual mata uang dengan imbalan komisi atau penyebaran (spread).
Bear Market (Pasar ”Beruang”) -  Pasar yang ditandai dengan harga yang menurun.
Bar Chart (Diagram Batang) – Format diagram terkenal untuk menunjukkan perkembangan harga dari suatu pasangan mata uang
Buy Limit – Suatu pesanan tertunda untuk membeli mata uang pada harga yang lebih rendah dari harga yang sekarang
Buy Stop – Suatu pesanan tertunda untuk membeli mata uang pada harga yang lebih tinggi dari harga yang sekarang

C

Cable – Julukan untuk pasangan mata uang Sterling/US Dollar.
Candlestick Chart (Diagram Lilin) – Diagram yang mengindikasikan pergerakan perdagangan untuk satu hari dan juga harga pada saat pembukaan dan penutupan.
Central Bank (Bank Sentral) -  Organisasi pemerintah atau organisasi semi-pemerintah yang mengatur kebijakan keuangan suatu negara. Contohnya, bank sentral dari Amerika Serikat adalah Federal Reserve, dan bank sentral dari Jerman adalah Bundesbank..
Chartist – Seseorang yang menggunakan diagram untuk mencoba memprediksikan harga dengan menganalisa sejarah pergerakan harga.
Closing a Position (Menutup posisi) – Proses dimana seorang pelaku Forex membeli atau menjual sebuah posisi Forex, yang mengakibatkan likuidasi dari posisi tersebut.
Clearing (Kliring) – Proses menetapkan suatu perdagangan/transaksi.
Correlation (Korelasi) – Hubungan yang sedang terjadi antara dua atau lebih mata uang
Counter Currency (Mata uang lawan) – Mata uang yang ditulis kedua dalam sebuah pasangan mata uang.
Currency Pair (Pasangan mata uang) – Dua mata uang yang membentuk sebuah nilai tukar valuta asing. Contohnya, EUR/USD.

D

Day Trade (Perdagangan Harian) – Posisi perdagangan yang dibuka dan ditutup pada hari yang sama.
Day Trader (Pelaku Perdagangan Harian) – Pelaku Forex yang mencoba mengambil keuntungan dari pergerakan harga dalam jangka pendek. Mereka sering sekali menutup dan membuka posisi perdagangan, seringkali di hari yang sama.
Dealer – Seseorang atau suatu firma yang membeli dan menjual aset dengan portofolio mereka sendiri. Mereka bisa bertindak sebagai pihak utama atau Mitra pengimbang (counterparty) dari suatu transaksi.
Deficit (Defisit) – Didefinisikan dalam ilmu ekonomi ketika Neraca Perdagangan atau pembayaran menunjukkan nilai negatif.
Delivery (Penyampaian) – Suatu perdagangan valuta asing dimana kedua pihak benar-benar membuat dan melaksanakan penyampaian dari mata uang yang dipertukarkan.

E

Economic Indicator (Indikator Ekonomi) – Statistik yang dikeluarkan oleh pemerintah yang bisa digunakan oleh pelaku Forex untuk memperkirakan keadaan ekonomi yang sedang berlaku.
End Of Day Order (EOD) – Pesanan untuk membeli atau menjual pada harga yang ditentukan. Pesanan ini tetap terbuka hingga akhir dari hari perdagangan yang biasanya berakhir pada pukul 17:00 ET.
Elliot Wave Theory (Teori Gelombang Elliot) – Dasar yang digunakan untuk mencoba dan menjelaskan aktivitas pasar, dengan menghubungkan pola dari delapan gelombang ke suatu siklus.
EURO – Mata uang dari Persatuan Ekonomi dan Moneter Uni-Eropa (EMU).

F

Flat – Jargon yang digunakan untuk menunujukkan suatu posisi yang telah dibalik sepenuhnya, contohnya: anda membeli $200.000 lalu menjual $200.000, sehingga membentuk suatu posisi yang netral (flat).
Forex – Singkatan dari Foreign Exchange (Pertukaran Valuta Asing).
Forward – Suatu transaksi yang akan diselesaikan/dilaksanakan di kemudian hari.
Fundamental Analysis (Analisis Fundamental) – Analisis ekonomi dan politik dengan harapan sang analis bisa memprediksi pergerakan harga mata uang di masa depan.

G

Going Long (Membuka Posisi Long/Panjang) – Pembelian suatu pasangan mata uang.
Going Short (Membuka Posisi Short/Pendek) – Penjualan suatu pasangan mata uang dengan cara meminjamnya terlebih dahulu, lalu mengakhiri transaksi di kemudian hari dengan membelinya kembali (diharapkan pada harga yang lebih rendah) .
Gross Domestic Product (Produk Domestik Bruto) – nilai keseluruhan semua barang dan jasa yang diproduksi di dalam wilayah suatu negara dalam jangka waktu tertentu
Good Till Cancelled Order (GTC) – Pesanan untuk membeli atau menjual sebuah pasangan mata uang pada harga yang ditentukan. Pesanan tetap aktif sampai dibatalkan atau dilakukan oleh pelaku Forex.

H

Hedge – Suatu posisi atau sejumlah posisi yang mengurangi risiko dari posisi utama anda.
Holder – Pembeli dari suatu pasangan mata uang.

I

Inflation (Inflasi) – Kondisi dimana harga barang-barang konsumen naik di suatu negara, mengurangi daya beli masyarakat.
Inter-day Trading – Suatu perdagangan dimana posisi perdagangan dibuka dan ditutup pada hari yang sama.
Interest Rate (Tingkat Suku Bunga) – tingkat yang dikenakan, atau dibayar, untuk penggunaan uang. Dikeluarkan oleh Bank Sentral dari suatu negara.

J

Japanese Yen – Mata uang negara Jepang. Dikenal juga dengan nama Yen.

K

Kiwi – Julukan yang diberikan para pelaku Forex untuk Dolar Selandia Baru (NZD).

L

Leading Indicators (Indikator awal) – Statistik yang digunakan oleh pelaku Forex untuk memprediksikan pergerakan dan aktivitas ekonomi di masa depan.
Leverage – Rasio dari batas ukuran posisi maksimum. Sebagai contoh, setoran $100 dengan leverage 100:1 akan memberikan daya beli $10.000
Limit order – Pesanan untuk mengakhiri transaksi pada harga yang ditentukan atau harga yang lebih baik.
Liquidation (Likuidasi) – Penutupan suatu posisi Forex melalui suatu transaksi lain yang mengimbangi posisi tersebut.
Liquidity (Likuiditas) – Menunjukkan suatu pasar dimana banyak pembeli dan penjual yang menghasilkan volume yang besar.
Long position (Posisi Long/panjang) – Ketika anda membeli suatu pasangan mata uang, itu disebut going long atau membuka posisi panjang. Ketika suatu pasangan mata uang berada dalam posisi panjang, mata uang pertama dibeli, sedangkan mata uang kedua dijual.

M

Margin – Setoran minimal bagi seorang pelaku Forex untuk membuka suatu posisi perdagangan.
Margin Call – Permintaan dari broker atau dealer untuk dana setoran tambahan untuk melindungi ukuran dari posisi yang ada, biasanya karena nilai dari akun tersebut telah jatuh di bawah batas minimal yang dibutuhkan.
Market Maker – Seorang dealer yang sering membandingkan harga penawaran (bid price) dan harga permintaan (ask price) dan siap untuk membuat pasar dua-sisi untuk setiap pasangan mata uang.
Market Order – Instruksi untuk membeli atau menjual suatu mata uang secara langsung, pada harga terbaik yang tersedia.

N

Net Position (Posisi Net) – Posisi mata uang Forex yang belum ditutup dengan posisi yang berkebalikan dengan posisi tersebut.
NZD – simbol mata uang untuk Dollar Selandia Baru

O

Offer – Nilai tukar dimana seorang dealer bersedia menjual mata uang. Dikenal juga sebagai ask price (harga permintaan).
Open order (Pesanan terbuka) – Sebuah posisi perdagangan Forex yang sedang terbuka, entah Beli atau Jual yang tidak akan kadaluarsa/ditutup hingga dibatalkan.
Open position (Posisi terbuka) – Perdagangan aktif, entah long atau short yang menjadi subyek pergerakan pasar, serta keuntungan dan kerugian
Oscillator – Suatu Indikator teknis yang dicirikan dengan kemampuannya menunjukkan kondisi jenuh beli (overbought) atau jenuh jual (oversold) pada pasar

P

Pips – Perubahan harga terkecil (naik atau turun) dari satu mata uang asing. Contoh: pada EUR/USD, 1 pip sama dengan 0,0001
Political Risk (Risiko Politis) – Kerentanan terhadap perubahan dalam kebijakan pemerintahan yang mungkin memiliki efek tertentu pada suatu mata uang dan mempengaruhi posisi seorang pelaku Forex.
Position (Posisi) – Perdagangan yang sedang berlangsung.

Q

Quote (Perbandingan) – Harga pasar dimana bid price dan ask price ditampilkan untuk pasangan mata uang tertentu.

R

Rally – Pemulihan harga dimana harga suatu mata uang akan melonjak naik.
Range – Perbedaan antara harga terendah dan harga tertinggi selama periode perdagangan.
Rate (Nilai Tukar) – Harga dimana suatu mata uang bisa dibeli oleh pelaku Forex atau dijual terhadap mata uang lain.
Resistance (Tahanan) – Istilah yang digunakan oleh analis ketika mereka memprediksi bahwa orang-orang akan membuka posisi Jual.
Roll-Over – Kondisi dimana seorang pelaku Forex memperpanjang tanggal penyelesaian transaksi dari suatu posisi terbuka (open position) ke hari perdagangan selanjutnya.

S

Short (Pendek) – Menjual sebuah pasangan mata uang
Spot Price (Harga Spot) – Harga pasar yang berlaku. Penyelesain dari transaksi spot biasanya berlangsung dalam 2 hari kerja.
Spread (Penyebaran) – Perbedaan antara harga penawaran (bid price) dan harga permintaan (ask price) dari sebuah pasangan mata uang.
Stop Loss Order – Pesanan dari seorang pelaku Forex untuk membeli atau menjual ketika suatu harga tertentu sudah tercapai. Ini digunakan untuk menutup sebuah perdagangan terbuka.
Sell Limit – Pesanan tertunda untuk menjual suatu pasangan mata uang pada harga yang lebih tinggi.
Sell Stop – Pesanan tertunda untuk menjual mata uang pada harga yang lebih rendah.

T

Take Profit Order – Pesanan yang digunakan oleh pelaku Forex untuk mengunci keuntungan pada tingkat tertentu dengan menutup perdagangan.
Technical Analysis (Analisis Teknis) – Usaha untuk memprediksi harga mata uang dengan menganalisis data pasar.
Tick – Perubahan minimal pada harga, naik maupun turun. Juga dikenal sebagai pip.
Tomorrow Next (Tom/Next) – Aktivitas menutup sebuah posisi lalu membukanya kembali pada hari perdagangan yang sama sehingga tanggal penetapannya dimajukan.
Turnover – Nilai total uang dari seluruh aktivitas perdagangan yang dilakukan dalam periode waktu tertentu.
Two-Way Price – Kondisi dimana bid price  dan ask price dibandingkan untuk sebuah transaksi Forex. Dikenal juga sebagai Perbandingan (Quote).

U

US Dollar – Mata uang Amerika Serikat.
Uptick – Harga baru yang harus dieksekusi pada harga yang lebih tinggi dibandingkan pada perdagangan sebelumnya.

V

Value Date – Tanggal penyelesaian untuk suatu kontrak mata uang.
Variation Margin – Jumlah dana yang diminta oleh broker kepada klien untuk dimiliki dalam akunnya untuk memenuhi batas minimal setoran yang diperlukan.
Volatility (Vol) (Volatibilitas) – Ukuran statistik dari pergerakan harga pasar pada satu periode waktu tertentu.

W

Whipsaw – Istilah yang digunakan ketika suatu posisi dibuka dan sebuah stop loss dibuat, lalu pasar bergerak dan mengaktifkanstop loss tersebut, dan kemudian berbalik arah dan bergerak naik lagi.

X


Y


Z

Forex – Permulaan

Forex – Permulaan

Sekarang pertukaran mata uang dikenal dengan nama “Forex”, namun kebutuhan orang-orang akan pertukaran mata uang muncul tidak lama setelah uang mulai digunakan. Pada zaman pertengahan, keluarga Medici membuka sebuah bank di lokasi-lokasi di luar negeri untuk memfasilitasi perdagangan tekstil untuk pedagang-pedagang dari luar negeri. Ini terjadi pada abad ke-15, dan pada abad ke-17 dan 18, Amsterdam menjalankan sebuah pasar Forex yang aktif. Pada tahun 1880, muncullah satu dari bank-bank pertama yang menjalankan bisnis perdagangan mata uang asing, Banco Espirito e Comercial de Lisboa. Tidak lama setelahnya, bank-bank luar negeri mulai berdiri di kota-kota besar di dunia. Kota yang paling aktif adalah Paris, New York, dan Berlin, sedangkan London relatif tidak ikut serta dalam kegiatan ini hingga 1914.

Standar Emas (The Gold Standard) dan Perjanjian Bretton Woods

Standar Emas telah digunakan sejak abad 19. Standar Emas merupakan sebuah sistem keuangan yang membandingkan mata uang dengan emas dalam berat tertentu. Mata uang didukung oleh emas sehingga negara-negara pada zaman itu membutuhkan persediaan emas yang banyak. Namun, faktor-faktor eksternal (seperti penemuan sumber emas baru) sangat mempengaruhi Standar Emas. Ketika Perang Dunia I semakin dekat, ketidakstabilan situasi dan kerusuhan mengakibatkan kurangnya persediaan emas untuk mendukung mata uang. Negara-negara besar di Eropa menghabiskan banyak uang untuk proyek militer dan mengakibatkan banyaknya uang kertas yang dicetak, namun terbatasnya emas untuk mendukung mata uang pada akhirnya membawa akhir dari Standar Emas dan penandatanganan Perjanjian Bretton Woods pada Juli 1944.
Karakteristik utama dari sistem Bretton Woods adalah keharusan dari setiap negara yang berpartisipasi untuk menyatakan kurs atau nilai tukar dari mata uang mereka dengan mengaitkan mata uang mereka dengan Dolar AS. Sekarang, Dolar AS adalah mata uang paling kuat, dan satu-satunya yang di dukung oleh emas. Perjajian Bretton Words menghasilkan Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) dan International Bank for Reconstruction and Development (sekarang merupakan bagian dari Bank Dunia)

Tulip Mania

Kita akan kembali ke tahun 1630 untuk membicarakan salah satu gelembung spekulatif terbesar dari sejarah ekonomi kita : Gelembung Tulip. Ini adalah contoh sempurna untuk menjelaskan penawaran dan permintaan.
Sekitar tahun 1554, umbi tulip datang di Vienna, datang dari kekaisaran Ottoman, dan tidak lama kemudian mencapai Amsterdam. Popularitas tulip mulai naik karena tidak ada bunga lain yang memiliki warna yang begitu cerah dan bisa bertahan dalam kondisi cuaca Belanda yang keras. Tulip lalu menjadi simbol kemewahan serta status sosial, dan permintaan mulai meningkat. Tulip yang paling dicari adalah tulip yang terinfeksi oleh suatu virus tertentu yang membuat warna kelopaknya berbeda, namun tulip dengan jenis itu sangatlah jarang dan persediaan sangatlah langka. Pada puncak dari tulip mania, satu umbi yang terinfeksi dengan virus tersebut bisa berharga sepuluh kali lipat gaji tahunan dari seorang pengrajin ahli. Tulip mania berakhir secara tiba-tiba pada Februari 1637 ketika pada sebuah lelang, tidak ada pembeli yang datang. Pada hari itu, penawarannya setinggi langit namun permintaannya nol. Kurangnya data dari tahun 1630 membuat kita sulit untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, namun kelihatannya, orang-orang memilih untuk menghindari resiko dan tidak mau membayar harga yang tinggi dan terus menaik dari umbi tulip tersebut, dan gelembung spekulatif pun terjadi tanpa bisa dihindari. Siklus seperti ini bisa dilihat pada pasar Forex, dengan harga yang terus menaik, permintaan untuk mata uang tersebut menurun dan sebagai konsekuensinya, harga akan mulai ikut menurun. Saya benar-benar menyarankan anda untuk selalu mengingat kejadian Tulip Mania agar anda ingat bahwa sesuatu yang dihargai terlalu tinggi suatu saat akan kembali ke nilai harga sebenarnya.

Penawaran (Bid), Permintaan (Ask), dan Penyebaran (Spread)

Ketika anda ingin membuka posisi pada sebuah pasangan mata uang, anda akan melihat bahwa ada dua harga, seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut:
Forex 101 - Bid Ask Spread - Indonesian
Harga yang lebih rendah (1.24730 pada contoh) disebut “Penawaran” (“Bid”) dan itu adalah harga yang makelar anda bersedia keluarkan untuk membeli mata uang dasar (EUR pada contoh diatas) untuk ditukar dengan mata uang pembanding (USD pada contoh ini). Dengan kata lain, jika anda ingin membuka posisi “short” (“pendek”/Jual), anda akan melakukannya dengan harga 1.24730 pada contoh ini.
Harga yang lebih tinggi (1.24746 pada contoh) dikenal sebagai “Permintaan” (“Ask”) dan inilah harga dimana makelar bersedia menjual mata uang dasar (EUR) untuk ditukar dengan mata uang pembanding (USD). Dengan kata lain, jika anda ingin membuka posisi “Long” (“panjang”/Beli), anda akan melakukannya dengan harga 1.24746 pada contoh diatas.
Tentu saja anda dapat melihat bahwa terdapat perbedaan antara Penawaran dan Permintaan. Inilah yang disebut dengan “Penyebaran” (“Spread”) dan anda akan membayar jumlah tersebut pada setiap transaksi yang anda buka. Ini adalah salah satu cara untuk makelar untuk mendapatkan uang sebagai imbalan dari memfasilitasi anda untuk mengakses pasar.
Ingat: jika anda men-Jual EUR/USD (atau pasangan lain) anda akan melakukannya menggunakan Penawaran (Bid). Jika anda mem-Beli EUR/USD (atau pasangan lain), anda akan melakukannya menggunakan Permintaan (Ask). Selisih antara Penawaran dan Permintaan disebut Penyebaran (Spread).

Keuntungan dari Perdagangan Mata Uang Forex

Keuntungan dari Perdagangan Mata Uang Forex

Ada banyak keuntungan dan kelebihan dari berdagang di pasar Forex. Dibawah ini kami tunjukkan beberapa alasan mengapa banyak orang memutuskan untuk berdagang di pasar ini dan bukan di pasar lainnya.

Perdagangan 24-Jam

Perdagangan Forex berlangsung 24-Jam setiap hari di seluruh dunia. Setiap harinya dimulai dari Sydney, lalu bergerak melintas dunia ke Tokyo, London, dan berakhir di New York. Tidak ada tanda permulaan dan penutupan pasar, serta tidak ada pasar pusat. Pelaku Forex dapat mengambil keputusan berdasarkan situasi ekonomi, politik, dan sosial yang sedang terjadi – tidak peduli pada malam hari atau pada siang hari. Hal ini membuat pasar Forex menjadi pasar yang sempurna untuk anda yang ingin berdagang secara paruh waktu karena anda memiliki kendali penuh atas kapan anda ingin melakukan transaksi.

Tanpa Komisi

Tidak seperti pasar lain, perdagangan valuta asing tidak mengenal biaya pemerintahan, biaya makelar, biaya pertukaran, dan bahkan biaya kliring. Kompensasi untuk layanan makelar diberikan dalam bentuk “Penyebaran” (“Spread”).

Batas Leverage yang Tinggi

Ketika berdagang di pasar Forex, seringkali anda memiliki banyak pilihan leverage. Hal ini memungkinkan seorang pelaku Forex untuk membuat setoran dalam jumlah kecil, namun mengendalikan sebuah nilai kontrak yang besar, sehingga para pelaku Forex bisa mendapat keuntungan yang lumayan dengan modal awal yang kecil, serta menjaga risiko modal seminimal mungkin.
Banyak makelar Forex yang menawarkan pilihan leverage dari 50, 100, 150, atau bahkan 200 banding 1. Sebagai contoh, US$100 pada akun Forex 100:1 akan memberikan anda kekuatan beli senilai US$10.000 pada pasar mata uang.
Leverage yang tinggi memang tidak selalu cocok untuk semua orang, namun berbagai pilihan yang tersedia dari firma perdagangan mata uang online bisa membuat leverage menjadi sebuah alat penghasil uang yang efektif. Namun perlu diingat bahwa dengan leverage yang tinggi, anda berpotensi juga menderita kerugian yang besar.

Fleksibilitas untuk Berdagang dari mana Saja di Seluruh Dunia

Perkembangan internet telah membuat para pelaku Forex memiliki kebebasan penuh. Sebuah komputer dengan koneksi internet, ditambah dengan sebuah akun perdagangan Forex yang aktif dari satu dari sekian banyak makelar sudah cukup untuk membuat anda bisa melakukan transaksi dari mana saja di seluruh dunia.
Pelaku Forex, baik profesional maupun perorangan, bisa saja melakukan perjalanan ke seluruh dunia namun tetap terhubung ke pasar Forex secara virtual, di manapun mereka berada. Kebebasan seperti ini tidak akan didapatkan di tempat lain, apalagi jika anda menjadi pegawai dari suatu perusahaan besar.

Tingkat Likuiditas Tinggi

Pasar Forex adalah pasar yang sangat besar, dengan rata-rata perdagangan mencapai US$ 3.98 triliun per hari. Ukuran pasar yang besar didukung oleh likuiditas yang tinggi. Ini berarti dengan satu klik pada mouse anda, anda bisa langsung membeli atau menjual satu pasangan mata uang, hal ini membuat para pelaku Forex bisa dengan mudah mencairkan modal mereka. Pelaku Forex bahkan bisa menggunakan alat bantu otomatis pada program perdagangan online mereka untuk menutup posisi perdagangan ketika suatu titik tertentu sudah tercapai. Contohnya, seorang pelaku Forex bisa menetapkan sebuah posisi perdagangan untuk ditutup ketika sudah mencapai keuntungan sebesar “x” ( ini dinamakan limit order) atau ketika pelaku Forex telah merugi sebesar “y” (ini dinamakan stop loss order).

Bisa Berlatih Tanpa Risiko

Anda akan menemukan bahwa kebanyakan makelar Forex online menawarkan anda kesempatan untuk menggunakan akun “demo” untuk berlatih berdagang, mengasah kemampuan anda, dan mengerti bagaimana pasar bekerja sebelum terjun langsung ke lapangan dengan uang anda sendiri. Dengan akun demo tersebut, anda bisa berlatih berdagang dengan mengikuti berita-berita Forex secara aktual dan menggunakan berbagai macam bagan dan alat bantu,seperti halnya anda menggunakan akun asli.

Sabtu, 10 Agustus 2013

PENGRTIAN FOREX

Pengenalan Perdagangan Forex

Anda tertarik untuk masuk ke dalam dunia perdagangan Forex? Anda telah menemukan halaman ini dan telah sampai sejauh ini saja sudah merupakan permulaan yang sangat baik untuk Anda. Sekarang Anda memiliki kesempatan yang lebih baik untuk sukses dan mendapatkan keuntungan dalam perdagangan valuta asing dibandingkan dengan kebanyakan pemula yang langsung terjun ke dunia ini tanpa pengetahuan tentang Forex sedikitpun.
Pasti Anda bertanya-tanya, apa sebenarnya Forex itu dan mengapa semua orang selalu membicarakannya? Secara mudahnya, perdagangan FX (atau perdagangan Forex) adalah kegiatan membeli dan menjual suatu pasangan mata uang secara bersamaan.
Apakah Anda pernah mengunjungi tempat penukaran mata uang di bandara, yang mempunyai papan dengan daftar angka-angka yang membingungkan dipasang di depannya? Anda bisa menukar sebagian uang Anda dengan mata uang asing tempat tujuan Anda berlibur di tempat tersebut, setelah beberapa minggu, liburan Anda yang menyenangkan berakhir dan Anda kembali ke tanah air Anda. Anda memutuskan untuk menukar kembali sisa uang yang tidak jadi Anda belanjakan di tempat liburan. Jika Anda memperhatikan, setiap Anda menukarkan uang di salah satu tempat tersebut, Anda akan menerima kwitansi untuk setiap transaksi yang Anda lakukan. Pada kwitansi tersebut dituliskan kurs atau nilai tukar yang berlaku pada saat transaksi tersebut berlangsung. Jika Anda melihat pada dua kwitansi yang Anda dapat (kwitansi yang Anda dapatkan sebelum berangkat liburan dan kwitansi yang Anda dapat setelah Anda pulang), Anda akan melihat perbedaan kurs. Perbedaan inilah yang dimanfaatkan oleh orang-orang untuk mendapatkan keuntungan dalam pasar Forex, dengan cara menukarkan berbagai mata uang dari seluruh dunia, menunggu perubahan kurs, dan mengambil keuntungan darinya. Bersiaplah untuk kesuksesan pertama Anda di perdagangan Forex!
Pasar valuta asing, yang juga dikenal sebagai “Forex” atau “FX” adalah pasar uang terbesar di dunia. Dengan volume perdagangan hampir mencapai 4 triliun dolar setiap hari, volume tersebut melampaui volume perdagangan harian pasar apapun di dunia. Untuk lebih mudah menjelaskan hal ini, perhatikan bagan sederhana berikut:
Seperti yang bisa Anda lihat, pasar Forex sangatlah besar dibandingkan dengan bursa saham-bursa saham terkenal. Bursa Saham New York rata-rata hanya menukarkan $74 miliar per hari, Bursa Saham Tokyo $18 miliar sedangkan Bursa Saham London $7 miliar per hari.
Sebagai pasar uang paling dalam dan paling besar di dunia, jumlah perdagangan terbesar dalam Forex terdapat dalam beberapa pasangan mata uang penting. EUR/USD, USD/JPY, dan EUR/JPY adalah mata uang yang paling sering dipertukarkan di seluruh pasar setiap hari. Namun ini tidak berarti bahwa pasangan mata uang lain tidak mendapat perhatian yang cukup dari pelaku Forex.

Pelaku Forex

Terdapat beberapa tipe pelaku Forex yang ikut meramaikan pasar Forex. Terdapat perbedaan dramatis dalam ukuran pelaku Forex tersebut dan biasanya mereka dikategorikan sebagai berikut:
  • Pelaku Forex perorangan – Melakukan dan mengatur perdagangan mereka sendiri dalam skala kecil melalui akun online.
  • Pelaku Forex profesional yang dipekerjakan oleh bank investasi dan komersial internasional – Pelaku Forex jenis ini mendapat keuntungan untuk kepentingan bank besar yang mereka wakilkan, menghasilkan uang untuk bank lain dan klien.
  • Perusahaan internasional – Perusahaan yang ingin melindungi perusahaan atau mengurangi dampak negatif dari fluktuasi kurs mata uang yang bisa terjadi secara tiba-tiba.